Alasan Dibalik Matinya Google Emoji

Matinya Google Emoji

KlikFix.com – Siapa yang tidak senang menggunakan emoji? Icon-icon dengan berjuta ekspresi yang muncul di chat, email, sosial media dan sebagainya ini sangat populer. Bahkan ada merchandise yang dibuat berdasarkan emoji. Kenyamanan menggunakan emoji itu sangat tinggi dalam masyarakat dunia virtual. Karena tulisan-tulisan bisa salah ditafsirkan dan ekspresi wajah tidak terbaca, di sinilah emoji menjadi jembatan dalam komunikasi. Namun sekalipun emoji sukses, Google Emoji seperti mati atau bisa dibilang matinya google emoji. Wah, kenapa hal itu bisa terjadi? Mari kita simak artikel Matinya Google Emoji ini.

Matinya Google Emoji

Google Emoji bernama Blob. Bentuknya seperti agar-agar dalam film Flubber, cuman warnanya kuning. Sayangnya emoji ini kurang populer dibanding emoji yang lain. Akhirnya Google membuat sebuah keputusan untuk desain ulang selama setahun ratusan emoji yang dimilikinya untuk membuat pelanggan bahagia.

Proses re-desain ini seperti yang ditulis di Fast Company mengambil waktu yang sangat lama karena emoji Google yang ada saat ini berbeda sekali dengan emoji tipe bulat yang banyak ditemukan di internet ataupun pesan di iPhone. Bagi pecinta emoji, emoji-emoji Google berbentuk blob yang tersebar di Handout ke keyboard Android itu tampak jelek. Selain itu bentuk yang tidak asimetris membuat implementasi emoji baru di Unicode Consortium itu susah. Padahal Unicode Consortium memiliki otoritas yang cukup tinggi apakah emoji ini layak digunakan di pasaran.

“Desain sistem kami tidak diperlengkapi untuk menyediakan standar tampilan yang seperti rata-rata dan memiliki ilustrasi yang berbeda dengan kategori emoji lainnya,” jelas Google di blog spot. Jadi para desainer perlu membuat desain berdasarkan grid based yang mirip dengan emoji-emoji yang bisa kita lihat di luar ekosistem Google. Hal ini berarti emoji klasik berbentuk bulat dengan wajah ceria. Bahkan emoji yang baru ini tidak terlalu cocok dengan bentuk grid tanpa merusak efek blob yang lama.

Emoji yang baru juga lebih cocok dengan sistem operasi gadget yang lain. Google menjelaskan kalau mereka mau memastikan ketika user mengirimkan emoji ke teman-temannya, pesan mereka bisa dikomunikasikan dan diekspresikan dengan jelas sekalipun mereka menggunakan platform yang berbeda. Platform yang berbeda ini maksudnya ke iOS, Windows, Samsung dan platform-platform lainnya mendapatkan tampilan emoji yang sama.

Sekalipun desain dari emoji yang baru ini akan rampung sebentar lagi, kita masih perlu menunggu selama beberapa waktu sebelum pelanggan Customer bisa menggunakan emoji baru. Emoji ini akan muncul berbarengan dengan sistem operasi Android O. Android O sendiri saat ini masih masuk ke fase beta publik dan butuh waktu beberapa bulan sebelum akhirya dikomersilkan di pasaran. Untuk sementara waktu aplikasi seperti Textra tersedia bagi kita yang ingin menghapus blobs sesegera mungkin dari gadget kita.

Ternyata Matinya google emoji bukanlah mati dalam arti sebenarnya. tapi hanya akan di design ulang. Wah, seperti apa yang bentuk Google Emoji yang baru ini. Ayo kita bersabat menunggu peluncurannya bareng Android O ya.

Buat Anda yang membutuhkan service hp android dengan teknisi yang bisa dipanggil ke tempat Anda, Anda berada di situs yang tepat. KlikFix.com menyediakan layanan perbaikan berbagai gadget; handphone, tablet dan laptop dengan brand bervariasi seperti Samsung, ASUS, Acer, HP, Apple dan masih banyak lagi. Kalau Anda sudah bosan dengan kemacetan kota Jakarta untuk service center, ayo buat janji temu di situs kami. Klik di sini untuk mengecek lebih lanjut ya.

shares